Mulai Dari Yang Kecil

Suatu hari di akhir bulan Januari 2011*
Sore itu, saya berdiri di sudut pintu gudang.

Gudang itu sebenarnya tidak terlalu penuh, hanya berantakan. Setelah mengamati, saya jadi pengen merapikan. Dan mulailah saya bergerak ke sudut gudang. Rak-rak di sepanjang sisi kanan penuh dengan dokumen-dokumen milik Finance Accounting dan Operation. Di bagian tengah, banyak rak dan ordner ditumpuk, milik bagian Import. Jelas banyak, transaksi Exim dan Finance 2-3 tahun terakhir ada di sana. Ditambah set yearly gift, TV, beberapa kursi rusak, dan masih banyak lain. Ya wajar, namanya juga gudang.

Saya mulai merapikan sedikit rak di sisi kanan. Mungkin hampir 1 jam lewat. Lebih banyak usaha dan keringat yang keluar daripada hasilnya. Saya pun kembali ke sudut pintu gudang. Mengamati. Tampak tidak banyak berubah, dan saya matikan lampu, saya menyerah. Mungkin lain kali saja saya lakukan.

Kembali ke meja kerja dan saya melihat meja saya.. berantakan.

Kadang, kita punya mimpi dan keinginan yang besar, ingin membereskan seluruh penjuru dunia, melakukan hal-hal besar, berdampak bagi dunia dan bagi peradaban manusia. Sering kita lupa dunia kecil kita, lupa mengerjakan bagian yang menjadi tanggungjawab kita. Kita ingin terbang, tanpa belajar membuka sayap.

Apakah salah bermimpi besar? Tentu tidak. Tuhan bilang,

Matius 28:19 - Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus

Mimpi-Nya adalah menjangkau semua bangsa. Tapi Tuhan juga bilang:

Lukas 16:10 - "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Matius 25:21 - … engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar …

Let us think globally, act locally. :)

© Jak - 280411 - 1357 ©
Powered by Blogger.